Pengikut

Jumat, 17 Oktober 2014

Draf permainan Estafet Egrang Bathok


1.      
Nama Sekolah           : SD Negeri Adiluhur
Mata Pelajaran          : Penjasorkes
Materi Permainan     : Estafet Egrang Bathok
Kelas / Semester        : IV / 1
Alokasi Waktu           : 2 x 35 Menit


I.                   Langkah-langkah Pembelajaran

A.    Pendahuluan
1.      Guru mengucapkan salam.
2.      Guru memimpin berdoa
3.      Guru mempresensi siswa.
4.    Guru Memberikan apersepsi : “Siapa yang dirumah sering bermain ? permainan apa saja yang pernah kamu mainkan ? coba sebutkan macam-macam permainan yang kamu ketahui”.
5.  Guru memotivasi siswa dengan cara melakukan pemanasan terlebih dahulu. Misalnya berlari atau menggerakkan anggota tubuhnya terlebih dahulu.
6.      Siswa memperoleh tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.

B.     Kegiatan Inti
1.      Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang permainan tradisional yaitu “estafet egrang bathok” ( Eksplorasi )
2.      Siswa aktif bertanya tentang tata cara permainan “estafet egrang bathok”
( Eksplorasi )
3.   Guru menjelaskan langkah-langkah untuk melakukan permainan “estafet egrang bathok” ( Elaborasi )
Langkah-langkah permainan Estafet Egrang Bathok :
a.       Siswa membentuk kelompok, setiap kelompok  bisa 2 atau 3 orang.
b. Setelah membentuk kelompok, siswa menempatkan posisi masing-masing.misalnya 1 kelompok terdiri dari 3 siswa, siswa pertama menempatkan posisi di garis start, siswa kedua menempatkan posisi kedua di depan pemain pertama dengan jarak 10 meter dan begitu juga dengan pemain ketiga yang sekaligus pemain terakhir, yaitu menempatkan posisi di depan pemain kedua dengan jarak 10 meter dan bertugas melanjutkan permainan ke garis finish.
c.       Permaiana dimulain ketika peluit dibunyikan.
d.      Permainan dimulai dari pemain pertama yang berada di garis start, lari menuju pemain kedua dengan menggunakan egrang bathok, untuk menyerahkan egrang bathok tersebut kepada pemain kedua. Begitu juga dengan pemain kedua, setelah bergantian egrang dengan pemain pertama, pemain kedua melanjutkan untuk menyerahkan egrang ke pemain ketiga. Setelah egrang diserahkan kepada pemain ketiga, pemain ketiga atau pemain terakhir bertugas berlari secepat mungkin dengan menggunakan egrangnya untuk mencapai garis finish.
e.       Kelompok yang tercepat sampai garis finish akan menjadi pemenangnya.
4.      Siswa mempraktekan atau melakukan permainan tradisonal yang sudah di jelaskan guru yaitu permaianan “estafet egrang bathok” ( Elaborasi )
5.  Siswa menerima konfirmasi guru tentang pelaksanaan kegiatan atau jalannya permainan estafet egrang bathok yang sudah dilakukan siswa ( Konfirmasi )
6.      Siswa menerima reward dalam kelompok ( Konfirmasi )

C.    Penutup
1.      Siswa dibimbing oleh guru untuk membuat kesimpulan tentang permainan estafet egrang bathok yang telah dimainkan siswa.
2.      Guru memimpin berdoa. 
3.   Guru memberi salam penutup.

Kamis, 16 Oktober 2014

PUISI

Bersamamu ku tersenyum bahagia
Bercanda dengan penuh tawa
Dihari yang penuh warna
Kita lalui semuanya bersama

                        Dekatmu  kurasakan hangatnya dirimu
                        Kau rangkul aku dengan pelukmu
                        Menjadikanku selalu rindu
                        Rinduku hanya untukmu
                                                 
                                                Apakah ini dinamakan cinta sejati
                                                Cinta yang selalu kunanti
                                                Semoga semua itu bukanlah mimpi
                                                Tetapi janji yang kau tepati
                       


Kisah Ruri



         Pagi yang cerah tepatnya di desa yang tentram yaitu desa Adiluhung. Orang-orang berbondong-bondong melakukan aktivitasnya. Petani pergi ke sawah, pedagang pergi ke pasar, guru pergi mengajar dan masih banyak lainnya, tidak lupa anak sekolah berangkat ke sekolahnya. Ruri yang masih duduk di bangku SD bergegas berangkat ke sekolahnya dengan menaiki sepeda. Hari demi hari dilauinya.
           Ruri dikenal sebagai anak yang pendiam dan pemalu. Dia mempunyai kakak perempuan bernama Wina. Ruri juga punya teman dekat, maksudnya dekat itu, karena rumah mereka yang berdekatan.hihi. katakan saja teman se geng. Mereka itu Tio, dia teman sekalas Ruri. Ada lagi Pramu, dia kakak kelas Ruri, Pramu itu anaknya ganteng lho.hehe. Mereka mempunyai markas bermain, cie ile….haha. Dimana itu ?tempat itu berada di sebuah rumah yang dekat sawah yang mempunyai halaman yang luas dan banyak tumbuh pohon-pohon besar.nah…dipohon itulah markas mereka.tepatnya pohon sepatu.pohon yang berbentuk unik.setiap hari mereka bermain disitu, memanjat pohon, kalau dipikir kaya uuaa.haha.
Suatu hari si Tio jail sama Ruri, dia memasukkan banyak sampah ke keranjang sepeda Ruri.Ruri sangat kesal sama si Pramu.lho…kok Pramu ???karena Ruri kira si Pramulah yang ngerjain dia. Dan bagaimana akhir cerita itu? akhirnya lupa juga.haha begitulah anak kecil. Suatu hari lagi, kami iseng-iseng ngadain lomba.banyak lomba-lomba yang mereka buat.sampai mereka menghias markas mereka dengan bunga-bunga sepatu dengan tali yaitu gedebog pisang.ya begitulah masa itu, masih hemat.hehe akhir cerita dari lomba ini, Ruri pun lupa.seingat Ruri, dia dan kakaknya tidak sampai selesai, karena dulu mereka diajakin bapak ibunya pasar.haha biasa anak kecil kalau diajakin, ya masih seneng gitu.huahaha, kelanjutan dari cerita itu, si Tio dan Pramulah yang melanjutkannya dengan teman-teman yang lainnya. Hmmm ada cerita lagi, ketika bulan ramadhan tiba mereka sangat senang, mereka berangkat tarawih dengan membawa buku ramadhan yang kudu dimintai tanda tangan pak kaum. Ketika subuh tiba, mereka berangkat subuhan terus jalan-jalan.ya begitulah suasananya.ngangenin pokoknya. Biasanya kalau siang sampai sore Ruri ngabuburit sama temen-temen cewek, dimana coba ?ngapain ? nah…kami bermain bekel sembari menunggu buka puasa.haha Selain itu mereka juga sering bermain dilapangan geng sebelah, mereka biasanya main lompat tali, gerobak sodor, dos-dosan, suara, sulamanda, petak umpet dan banyak lainnya dah.mereka main sampai lupa waktu, kalau belum sore belum pulang, memang begitulah anak kecil ya.haha lain cerita, Riuri dulu ngaji. Lumayan jauh. Dia inget sekali kejadian itu, dia berangkat ngaji, terus si Pramu ikut dan naik sepeda Ruri mau dibonceng.saat itu Ruri malu sekali.dan biar temen-temen nggak lihat.pramu turun sebelum sampai tempat ngaji.tetapi ada teman Ruri yang lihat, kalau Ruri boncengan sama Pramu, dan akhirnya ya gitu deh di ejekin.haha Ruri serasa malu, tapi seneng juga. Eciyeee ???ada apa sih sebenarnya Pramu sama Ruri ?haha Ternyata si Ruri itu suka sama Pramu. Tapi hanya suka sekedar teman, karena si Pramu ganteng,mungkin cuma seperti itu, namanya anak kecil, belum tahu cinta.paling hanya cinta monyet. Lain Cerita lagi, si Ruri punya teman juga satu kelas namanya Yogi.dia itu pendiam juga, kalau sama si Ruri. Ruri juga yang pendiam jarang banget lah ngobrol sama si Yogi. Ruri hanya dekat dengan si Tio saja. Suatu hari lagi ini ya, Ruri tidak sengaja ketemu sama si Yogi.pertemuan yang dramatis sekali.haha dari arah yang berlawanan dengan menaiki sepedanya masing-masing Ruri dan Yogi tabrakan, sampai mereka terjatuh.huwaaa memalukan sekali, dan yang anehnya.mereka berdua terjatuh tanpa sepatah kata pun.begitu kami terjatuh, kami langsung berdiri dan menaiki sepeda masing-masing kemudian pergi, karena suasana sore itu sedang gerimis lumayan deras, pokoknya dari kejadian itu aneh aja.haha
Mereka Selalu bermain dengan riang.sampai mereka besar, banyak kisah lucu, menarik, berkesan menyenangkan ataupun menyedihkan.semuanya pernah mereka rasakan.dan masih banyak lainnya lagi, yang tidak bisa diceritakan satu per satu. TO BE CONTINUED. . . :D

Rabu, 15 Oktober 2014

My Opinion about Kurikulum 2013



Dalam Kurikulum 2013 yang tergesa-gesa ini mengakibatkan kurangnya persiapan dalam penerapannya. Karena minimnya sosialisasi mengenai konsep kurikulum baru ini. Adanya pelatihan yang sangat singkat dan terlambatnya buku, sehingga dalam tingkat implementasi, banyak guru SD yang masih kesusahan dalam menerapkan Kurikulum 2013. Sehingga banyak masalah yang terjadi dalam penerapan Kurikulum 2013 ini.
Seharusnya sebelum menerapkan kurikulum 2013 ini, pemerintah sebaiknya mensosialisasikan terlebih dahulu kelemahan dan permasalahan dari kurikulum 2013. Sebaiknya harus diadakan pelatihan-pelatihan semua guru,  dengan jelas. Dalam pelatihannya guru dibekali apa itu Kurikulum 2013, bagaimana Kurikulum 2013, apa keuntungan dan kelemahanya. Seorang guru, seharusnya mengetahui itu terlebih dahulu supaya guru lebih jelas tentang Kurikulum 2013 dan dapat  memahaminya. Karena dalam Kurikulum 2013 guru dituntut aktif dan mempunyai keterampilan yang tinggi.
Berbagai masalah muncul ketika banyak sekolah mengeluh karena belum tersedianya buku paket untuk murid maupun pegangan guru. Masalah lainnya adalah minimnya kesiapan guru dalam menerapkan kurikulum ini karena banyak guru yang belum mendapat pelatihan. Hal itu menjadikan guru kebingungan dalam menerapkan dan mengajarkan Kurikulum 2013. Seperti buku pelajaran siswa belum tersedia seluruhnya. Akibatnya, murid dan orangtua murid menggandakan buku melalui fotokopi, membeli di toko buku, atau mengunduh dari internet. Selain itu, orangtua dan murid harus mengeluarkan biaya untuk mendapatkan bahan kurikulum 2013.
Kemudian, karena sebagian besar guru belum mendapatkan training kurikulum 2013. Dan sebagian kecil lainnya sudah mengikutinya, Meski yakin bisa mengajarkan materi pelajaran sebagaimana mengajar saat kurikulum sebelumnya, akan tetapi mereka merasa belum cukup mendapatkan materi kurikulum 2013 seutuhnya. Kualitas belajar mengajar di sekolah dikhawatirkan semakin rendah, karena guru tidak menguasai materi kurikulum 2013 sepenuhnya. Gurunya saja belum siap, bagaimana dengan muridnya?
Tidak hanya itu, guru juga mengeluhkan metode penilaian siswa yang dianggap memberatkan. Karena dalam pelatihannya tidak dijelaskan secara detail tentang bagaimana cara penilaian Kurikulum 2103.  Guru membuat penilaian dibuat dalam bentuk narasi untuk setiap siswa. Biasanya guru hanya memberikan dengan penilaian portofolio sudah cukup, dalam Kurikulum 2013 ini harus menilai secara detail.
Pada Kurikulum baru menampilkan mata pelajaran dari 10 menjadi 6 mata pelajaran saja tetapi dalam jumlah tatap muka menjadi bertambah sekitar 4 Jam Pelajaran /minggu. Yang menjadi  bahan perdebatan sampai saat ini yaitu mengenai bahasa asing dalam tingkatan sekolah dasar secara tersirat tidak diperbolehkan. Beberapa alasannya yaitu pada tahap sekolah dasar, pembentukan karakter harus diperkuat, dengan memperbanyak jam bahasa indonesia dan meniadakan bahasa asing diharapkan siswa lebih memiliki rasa kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana nasib guru bahasa asing yang mengajar di sekolah dasar dengan secara tersirat tidak memperbolehkan pembelajaran bahasa asing di Sekolah Dasar. Hal tersebut merugikan guru bahasa asing.
Sejumlah pendidik mengeluhkan kurikulum 2013 yang dianggap tidak sesuai dengan karakter siswa membuat siswa kesulitan dalam menyerap materi yang disampaikan. Penerapan kurikulum 2013 dimaksudkan untuk memberi jawaban terhadap beberapa permasalahan yang melekat pada kurikulum 2006 atau lebih dikenal Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006.
Kurikulum yang baru ini bertujuan juga untuk mendorong peserta didik atau siswa, untuk mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang telah diperoleh atau diketahui setelah siswa menerima materi pembelajaran.
Sejumlah guru juga mengaku masih kesulitan beradaptasi dengan hal-hal teknis, khususnya terkait teknis pembelajaran. Menurutnya, karakter anak didik, khususnya di kelas 1 masih terbawa suasana PAUD. Hal tersebut menimbulkan kesulitan tersendiri pada guru untuk melaksanakan pembelajaran kurikulum baru.
Pada penerapan Kurikulum 2013 siswa diharuskan lebih aktif dan mandiri. Penerapan kurikulum 2013 ditekankan pada nilai-nilai yang berbasis tematik. Sehingga materi-materi yang diajarkan disesuaikan dengan tema yang ada. Para siswa kebanyakan masih belum dapat mandiri sepenuhnya, padahal adaptasi siswa dengan hal yang baru membutuhkan waktu.
Berbeda dengan kurikulum lama yang tidak berbasis tematik, ada materi khusus mengenai baca tulis, sehingga perkembangan anak dalam hal baca tulis dapat terlihat jelas. Saat ini materi itu tidak ada. Untuk kurikulum 2013 sendiri, materi baca tulis tidak diajarkan secara khusus, karena materi yang diajarkan disesuaikan dengan tema.
Kurikulum 2013 ini menurut saya kurang cocok untuk anak SD, karena anak kecil belum begitu paham dengan pembelajaran tematik. Anak SD cenderung paham dengan pelajaran yang terpisah-pisah. Sedangkan dalam Kurikulum 2013 ini pembelajaran tematik yaitu pembelajaran yang mengaitkan mata pelajaran satu dengan mata pelajaran yang lainnya. Untuk anak SD mungkin merasa kesulitan, dengan pembelajaran tematik tersebut yang dicampur, siswa akan susah mencerna dari pembelajaran. Misal pembelajaran Bahasa Indonesia dengan IPA, siswa akan kebingungan membedakan mana yang pelajaran Bahasa Indonesia dan mana yang pelajaran IPA. Misal dikelas rendah seharusnya masih diajarkan baca tulis, akan tetapi pada Kurikulum 2013 ini, siswa diminta untuk melaksanakan perintah yang ada di buku siswa. Karena sudah tidak lagi diajarkan baca tulis secara khusus. Sehingga siswa harus dituntut aktif dan kreatif dalam pembelajaran tematik yang menuntut siswa berpikir tentang kaitan antara pelajaran yang satu dengan yang lainnya dan bisa menghubungkannya.
Memang Kurikulum harus bisa menjawab tantangan zaman. Akan tetapi bukan berarti hari ini sudah dikonsep, bisa langsung jalan. Semua itu butuh proses. Tidak semudah itu menerapkan Kurikulum 2013 dalam waktu yang cepat, terbukti dari belum siapnya buku dan ketidaksiapan guru karena terkesan mendadak.
Konsep Kurikulum 2013 ini sebenarnya bagus, untuk perbaikan-perbaikan masalah pendidikan,  akan tetapi perlu persiapan secara matang untuk menerapkan kurikulum baru itu pada sekolah, karena pelaksanaannya tidak bisa sekaligus, harus bertahap. Jika sekolah telah mendapatkan pelatihan tentang Kurikulum 2103 yang cukup dan dapat melakukan persiapan yang matang untuk mengahdapi Kurikulum 2013, ketika kurikulum tersebut diberlakukan maka tinggal jalan saja sambil melakukan pembenahan.
Jadi, perlu proses dan persiapan yang matang untuk melaksanakan kurikulum 2013 secara menyeluruh dan juga pemerintah perlu melaksanakan persiapan untuk melaksanakan kurikulum 2013, diantaranya mensosialisasikan secara menyeluruh tentang Kurikulum 2013 sampai teknik penilaiannya supaya guru paham tentang Kurikulum 2013, bisa menerapkannya pada anak didiknya dan mencetak buku, apabila buku siap, guru tinggal menggunakan buku tersebut sebagai pegangannya dan dapat aktif serta kreatif dalam mengembangkan pembelajarannya.

Selasa, 14 Oktober 2014

RPP



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
 TEMATIK

Nama Sekolah               :   SD Negeri 1 Kebumen
Kelas / Semester            :   V ( Lima ) / 2 (Dua)
Tema / Subtema            :   Lingkungan Sahabat Kita / Manusia dan Lingkungan
Pembelajaran ke            :   1
Alokasi Waktu              :   4 x 35 menit ( 1 x pertemuan)

A.    Kompetensi Inti
KI 1
:
Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
KI 2
:
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya serta cinta tanah air.
KI 3
:
Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
KI 4
:
Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B.     Kompetensi Dasar
IPA
3.4 Mengidentifikasi perubahan yang terjadi di alam, hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam, dan pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan lingkungan.



Bahasa Indonesia
3.1 Menggali informasi dari teks laporan buku tentang makanan dan rantai makanan, kesehatan manusia, keseimbangan ekosistem, serta alam dan pengaruh kegiatan manusia dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku.
4.1 Mengamati, mengolah, dan menyajikan teks laporan buku tentang makanan dan rantai makanan, kesehatan manusia, keseimbangan ekosistem, serta alam dan pengaruh kegiatan manusia secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku.

C.    Indikator
IPA
3.4.1        Menjelaskan pengaruh kegiatan manusia terhadap perubahan yang terjadi di alam (C2)

Bahasa Indonesia
3.1.1        Membaca teks tentang alam dan pengaruh kegiatan manusia (C1)
4.1.1        Menuliskan informasi dari teks tentang alam dan pengaruh kegiatan manusia (C1)

D.    Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa dapat mengidentifikasi pengaruh kegiatan manusia terhadap alam melalui membaca teks tentang alam dengan benar.
2.      Siswa dapat menuliskan informasi dari teks tentang alam dan pengaruh kegiatan manusia melalui memahami teks tentang alam dengan benar.
3.      Siswa dapat menjelaskan pengaruh kegiatan manusia terhadap perubahan yang terjadi di alam melaui diskusi dengan benar.
4.      Siswa dapat menuliskan informasi dari bacaan tentang permasalahan terganggunya keseimbangan alam akibat ulah manusia melalui diskusi dengan tepat.
v Karakter siswa yang diharapkan : Religius, kerjasama, perhatian, rasa ingin tahu, aktif, kreatif, disiplin, menghargai, tanggung jawab, teliti.

E.     Alokasi Waktu
4 x 35 menit

F.     Materi Ajar
IPA                        : Materi tentang pengaruh kegiatan manusia terhadap perubahan yang terjadi di alam, gambar tentang lingkungan alam.
Bahasa Indonesia   : Teks bacaan tentang alam.

G.    Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
Pendekataan          : Scientific
Model                    : Kooperatif
Metode                  : Ceramah, Diskusi dan Tanya Jawab
    
H. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Alokasi waktu
Karakter
1.    Pendahuluan
a.    Guru mempersiapkan materi ajar dan media.
b.   Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam.
c.    Siswa memimpin berdoa untuk mengawali kegiatan pembelajaran.
d.   Guru mempresensi siswa.
e.    Guru melakukan apersepsi :  “Pada pertemuan sebelumnya kalian sudah mempelajari tentang cara memelihara ekosistem, masih ingatkah apa saja cara memelihara ekosistem ?”
“Ya, cara tersebut yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon sembarangan, menanam pohon sebanyak-banyaknya dan membuat banyak taman terbuka untuk serapan air.
f.    Guru mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari : ”anak-anak, coba apa saja yang sudah kalian lakukan untuk memelihara ekosistem ? nah...jika kalian tidak memelihara ekosistem, apa yang terjadi pada lingkungan kalian ?
g.   Guru memotivasi siswa : ”anak-anak kita sebagai makhluk hidup wajib menjaga lingkungan alam kita supaya tetap asri, nyaman dan indah di pandang.
h.   Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang diharapkan.
(±10 menit)

Tanggung jawab
Religius

Religius

Disiplin
Rasa ingin tahu dan Perhatian







Rasa ingin tahu dan Perhatian



Tanggung jawab dan Perhatian


Tanggung jawab dan Perhatian
2.  Kegiatan Inti
a.    Guru menunjukkan gambar yang berkaitan dengan lingkungan alam.
b.    Siswa mengamati gambar tersebut.
c.    Guru bertanya jawab dengan siswa untuk memberikan tanggapan terhadap gambar tersebut.
d.   Guru menjelaskan apa yang ada di gambar.
e.    Kemudian guru membagikan beberapa tulisan kepada siswa tentang pengaruh kegiatan manusia terhadap perubahan yang terjadi di alam dan siswa diminta untuk maju mengelompokkan kedalam tabel kegiatan.
f.     Guru menjelaskan gambar yang sudah ditempelkan oleh siswa.
g.    Kemudian Guru membagi kelas menjadi 2 kelompok besar.
h.    Setiap kelompok diminta membaca  dan menuliskan informasi dari teks bacaan “Mengapa Jakarta Setiap Tahun Banjir” dan dibagikan beberapa gambar beserta pertanyaan diskusi.
i.      Kemudian siswa menuliskan informasi yang telah dibaca dari teks bacaan pada lembar mind map yang telah disediakan. kemudian dari membaca teks bacaan tersebut, siswa menjawab pertanyaan diskusi dari mengamati gambar.
j.      Setelah selesai perwakilan kelompok maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya.
k.      Siswa dan guru bertanya jawab membahas hal yang ingin diketahui siswa.
l.        Guru menjelaskan dan meluruskan tentang materi yang sudah dibahas.
(±120 menit)

Kreatif

Rasa ingin tahu
Perhatian, aktif,  kreatif,dan
Perhatian
Aktif dan kreatif
aktif, dan kreatif


Rasa ingin tahu

Tanggungjawab

Kerjasama,
Teliti, dan Disiplin
Aktif dan tanggung jawab

Teliti, Aktif, Kreatif dan Tanggungjawab



Aktif, kreatif, Tanggungjawab

Rasa ingin tahu,

Tanggung jawab

3.       Penutup
a.    Siswa bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran.
b.   Guru menutup pembelajaran dengan memberikan tindak lanjut berupa PR dan menutup pelajaran dengan berdoa.
(±10 menit)

Disiplin

Tanggung jawab
Perhatian
Religius

I.     Media/Alat dan Sumber Belajar
Media/Alat :
Gambar tentang lingkungan alam, Teks bacaan “Mengapa Jakarta setiap tahun banjir?” dan LKS.

Sumber :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2013. Tema Lingkungan Sahabat Kita. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku Siswa SD/MI. Halaman 1-9.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2013. Tema Lingkungan Sahabat Kita. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku Guru SD/MI. Halaman 5-19.

J.    Penilaian
Prosedur penilaian : Penilaian proses dan akhir
1.    Penilaian proses (menilai sikap dan proses)
Melalui penilaian aktivitas siswa saat mengerjakan tugas baik individu maupun diskusi.
2.    Penilaian akhir
Melalui penilaian tertulis dengan bentuk soal uraian (Individu).




Semarang, 27 September 2014




Mengetahui,
Kepala Sekolah                                                                       Guru Kelas V


Ferina Agustini, S.Pd., M.Pd                                                  Wiwik Ruwiyati
NIP.                                                                                        NPM.12120008